London - Kalah 0-4 di leg pertama, tak membuat Tottenham Hotspur patah arang. Mereka masih sempat memberikan perlawanan kendati akhirnya tersingkir juga. Harry Redknapp pun kagum dengan skuadnya. Sebelum laga kedua di White Hart Lane dimulai, Spurs sudah mempersiapkan algojo penalti untuk berjaga-jaga andai laga diakhiri lewat babak tos-tosan. Entah ini sekadar gertakan atau The Lilywhites cukup percaya diri bisa mengejar ketertinggalan empat gol. Tapi nyatanya, klub asal London Utara itu memang tampil determinan di hadapan pendukung sendiri. Lihat saja fakta bahwa mereka melepaskan 17 tembakan sepanjang laga, meski hanya dua yang mengarah tepat ke gawang. Jumlah tersebut lebih banyak dari Madrid, yang hanya melepaskan 12 tembakan. Namun, mengingat El Real mencetak empat shots on goal, permainan skuad arahan Jose Mourinho ini bisa dibilang lebih efektif. Madrid juga tampil relatif lebih dominan dengan catatan penguasaan bola 56:44. Sehingga gol tunggal Cristiano Ronaldo --yang juga terjadi akibat blunder Heurelho Gomes-- pun seperti tinggal menjadi penentu saja. Meski tersingkir, Redknapp punya penilaian tersendiri untuk skuadnya. Spurs disebutnya sudah tampil hebat musim ini, khususnya di Liga Champions. Eks manajer Portsmouth ini pun bertekad untuk membawa klubnya kembali ke Liga Champions musim depan. "Ini telah menjadi perjalanan yang luar biasa. Ini telah menjadi musim yang hebat. Sepakbola Liga Champions, menjadi delapan klub teratas dari Liga Champions, kami harus bisa memacu diri dari sini," ujarnya kepada Sky Sports. |
19.43
meteor kazama
London - Kalah 0-4 di leg pertama, tak membuat Tottenham Hotspur patah arang. Mereka masih sempat memberikan perlawanan kendati akhirnya tersingkir juga. Harry Redknapp pun kagum dengan skuadnya. 





0 komentar:
Posting Komentar