selamat datang di meteor kazama, informasi sepak bola terkini

Rabu, 27 April 2011

Buah Simalakama Mourinho di Camp Nou



Getty ImagesReal Madrid harus menyerang untuk mengejar ketinggalan dua gol atas Barcelona di pertemuan kedua nanti. Tapi kali terakhir bermain terbuka di Camp Nou, ada lima gol bersarang di gawang El Real. 

Dua gol yang dibuat Lionel Messi di akhr babak kedua membuat peluang Madrid lolos ke final Liga Champions sangat tipis. Kalah 0-2 atas The Catalans di kandang sendiri, skuad besutan Jose Mourinho paling tidak harus menang 3-0 di laga kedua yang akan dilangsungkan di Camp Nou pekan depan.

Target mencetak tiga gol adalah harga mati yang harus diterima Los Merengues jika mau lolos ke Wembley. Untuk itu Mourinho jelas harus memainkan sepakbola menyerang, kondisi yang mungkin saja dilakukan mengingat dia punya skuad yang mumpuni untuk melakukan itu.

Tapi pelatih asal Portugal itu juga harus ingat kalau bermain ofensif saat menghadapi Barca bukanlah pilihan yang bijak. Mourinho pernah mencoba melakukan itu pada pekan ke-13 Liga Spanyol. Hasilnya? Gol-gol dari Xavi Hernandez, Pedro Rodriguez, David Villa (dua gol) dan Jeffren Suarez membuat Madrid menanggung malu karena kalah 0-5.

Mourinho kemudian juga membuktikan kalau bertahan dan menyerang menggandalkan counter attack adalah cara terbaik meredam permainan atraktif Lionel Messi cs. Setelah menahan Barca 0-0 di Santiago Bernabeu, Si Putih malah berhasil menjungkalkan Barca di Copa del Rey dengan skor tipis 1-0.

Kondisi serupa terjadi musim lalu saat Mourinho bersama Inter berhasil mendepak Barca di semifinal Liga Champions.

Lalu apa yang akan dilakukan Jose Mourinho pada laga kedua pekan depan? Strategi seperti apa yang bakal dia terapkan untuk bisa mencuri tiga gol namun di saat bersamaan menghindarkan lini belakangnya dieksploitasi tuan rumah?

Dengan dua tropi Liga Champions yang sudah didapat plus sukses besar bersama beberapa tim Eropa berbeda, daya pikir dan kejelian strategi Mourinho jelas tak diragukan lagi. Namun kini dia dihadapkan pada kondisi yang sangat menyulitkan. 

Mourinho pun seperti disodori buah simalakama: main menyerang demi mengejar tiga gol kemenangan yang akan meloloskan ke final atau bermain konserfatif demi menghindarkan kembali dipermalukan namun itu berarti menyerahkan tiket ke Wembley begitu saja buat sang lawan.

Bagaimana, Mourinho?

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Wordpress Themes | Bloggerized by Free Blogger Templates | Macys Printable Coupons