Gelsenkirchen - Inter Milan gagal mempertahankan titel Liga Champions mereka usai disungkurkan Schalke 04. Padahal, pelatih Inter Leonardo sempat yakin timnya bisa membalikkan keadaan.Kekalahan 2-5 di leg pertama memang menyulitkan langkah Inter saat menjalani leg 2 perempatfinal di kandang Schalke, Kamis (14/4/2011) dinihari WIB. Nerazzurri harus menang dengan selisih empat gol untuk lolos. Asa untuk bisa lolos dari lubang jarum terus dipupuk Leonardo ketika Inter mendominasi permainan di babak pertama. Tetapi kegagalan mencetak gol membuat mimpi Inter perlahan memudar. "Saya tadi sempat yakin, karena di babak pertama kami mengambil inisiatif dan mengendalikan permainan. Tapi kami tidak mendapat peluang mencetak gol," kata Leonardo usai laga di Football Italia. "Saya bermimpi tentang sebuah comeback dan kami sebenarnya bisa melakukannya dengan sebuah gol di awal dan bila bisa memukul di saat yang tepat. Terus terang, kami seharusnya bisa bermain lebih baik," sambung Leo. Mimpi Inter mendapat pukulan telak di penghujung babak pertama ketika Raul Gonzales melesakkan gol ke gawang Julio Cesar. Meski sempat membuka kans lewat gol Thiago Motta di awal babak kedua, sebuah gol Benedikt Howedes membuat La Beneamata kalah 1-2 dan melupakan mimpi maju ke empat besar. "Gol-gol yang bersarang di gawang kami, terutama yang terjadi di San Siro (sic), pertahanan kami sebenarnya siap dan kami tidak kebobolan oleh serangan balik," ungkap pelatih asal Brasil itu. "Hasil seperti ini bukan ditentukan oleh satu hal saja. Ada banyak faktor yang menghukum kami. Jelas ada kekecewaan dan hal seperti itu sulit dikontrol," demikian Leonardo. |
18.44
meteor kazama
Gelsenkirchen - Inter Milan gagal mempertahankan titel Liga Champions mereka usai disungkurkan Schalke 04. Padahal, pelatih Inter Leonardo sempat yakin timnya bisa membalikkan keadaan.





0 komentar:
Posting Komentar