london - Gareth Bale mengaku berat menerima kenyataan bahwa perjalanan Tottenham Hotspur di Liga Champions harus berhenti di perempatfinal. Namun begitu bintang Spurs itu mengatakan tetap bangga. Musim ini Spurs mengarungi Liga Champions untuk kali pertama. Perjalanan klub London itu cukup indah setelah bisa menuntaskan fase grup di atas juara bertahan Inter Milan. Bukan hanya itu, di babak 16 besar Spurs kemudian bahkan menyingkirkan AC Milan, peraih gelar terbanyak kedua di Piala Champions/Liga Champions--tujuh gelar. Jelas sebuah start impian untuk sang debutan di sebuah perhelatan akbar bernama Liga Champions. Namun perjalanan The Lilywhites harus berhenti di babak perempatfinal. Adalah Real Madrid yang mengeliminasi tim yang bermarkas di London itu dengan agregat cukup telak 5-0. "Berat untuk menerima kenyataan ini. Kami paham pertandingan bakal sulit, namun kami bermain dengan baik dan kami tetap bangga. Kami kalah dari tim yang lebih baik. Saya pikir tidak ada satu pun yang berekspektasi kami bisa sejauh ini, jadi pencapaian kami tetap luar biasa termasuk bagi saya dalam level individu," ujar Gareth Bale seperti dikutip dari BBC. Bintang Spurs itu menyesalkan beberapa pelanggaran yang menurutnya bisa berbuah penalti bagi Spurs, misal saat Luka Modric atau Roman Pavlyuchenko jatuh di kotak terlarang. Namun wasit tidak bertindak seperti harapan Bale. "Terkadang keputusan penalti itu bisa menguntungkan kami, terkadang tidak. Tapi memang secara keseluruhan kami kalah dari tim yang lebih baik dalam dua leg perempatfinal ini," tuntas pemain asal Wales itu. |
18.41
meteor kazama






0 komentar:
Posting Komentar