selamat datang di meteor kazama, informasi sepak bola terkini

Sabtu, 30 April 2011

Madrid Dipermalukan Zaragoza



Reuters/Andrea Comas Real Madrid mendapat pukulan telak dalam upayanya mengejar Barcelona. Los Blancos menyerah 2-3 dalam laga kandang kontra Real Zaragoza dan gagal memangkas jarak dengan Barca.

Dalam pertandingan di Santiago Bernabeu, Sabtu (30/4/2011), Madrid memainkan sejumlah pemain pelapisnya sebagai starter. Nacho, Ezequiel Garay, Sergio Canales, dan Esteban Granero dipercaya tampil sejak menit awal.

Madrid tampil dominan dalam laga ini. Meski banyak menguasai bola, mereka menutup babak pertama dengan ketinggalan satu gol setelah Angel Lafita menjebol gawang Iker Casillas.

Pada babak kedua, Madrid dan Zaragoza sama-sama berhasil melesakkan dua gol. Dua gol Madrid dicetak Sergio Ramos dan Karim Benzema, sementara Lafita dan Gabi jadi pencetak gol Zaragoza. Alhasil, skor akhir 3-2 untuk kemenangan tim tamu.

Hasil ini makin menyulitkan usaha Madrid untuk mengejar Barcelona. Madrid masih di peringkat kedua klasemen sementara Liga Spanyol dengan 80 poin dari 34 laga dan tertinggal delapan poin dari Barca. Barca berpeluang untuk melebarkan jarak karena mereka baru akan bertanding melawan Real Sociedad beberapa saat lagi. Sementara Zaragoza di peringkat ke-12 dengan 39 poin.

Jalannya pertandingan

Madrid mengancam pada menit ke-17. Tendangan keras Kaka dari luar kotak penalti masih melebar di samping kanan gawang Zaragoza.

Sepuluh menit kemudian, Zaragoza mendapatkan peluang lagi. Namun, sepakan Leonardo Ponzio dari luar kotak penalti belum mengarah ke gawang.

Blunder Iker Casillas membuat Zaragoza berhasil unggul pada menit ke-41. Bermaksud membuang bola hasil umpan terobosan Jorge Lopez, tendangan kiper nomor satu Spanyol itu hanya menerpa angin. Bola yang terus melaju pun berhasil dikejar oleh Uche dan diumpankan ke Angel Lafita. Tanpa kesulitan, Lafita melesakkan bola ke gawang yang tak terjaga.

Skor 0-1 untuk tim tamu bertahan hingga turun minum.

Alih-alih menyamakan kedudukan, Los Merengues malah kebobolan lagi pada menit ke-54. Pelanggaran Ricardo Carvalho terhadap Lafita di area terlarang berbuah penalti untuk tim tamu. Gabi yang jadi eksekutor menuntaskan tugasnya tanpa cacat.

Madrid mencoba memangkas ketertinggalan tiga menit kemudian. Namun, tembakan Angel Di Maria dari luar kotak penalti masih melebar.

Usaha Kaka pada menit ke-60 juga belum membuahkan hasil. Tendangan jarak jauh pemain Brasil ini tak menemui sasaran.

Sergio Ramos menghidupkan asa Madrid dua menit kemudian. Memanfaatkan sepak pojok Mesut Oezil, sundulannya berhasil menjebol gawang Antonio Doblas dan membuat kedudukan menjadi 1-2.

Pada menit ke-64, Madrid mengajukan klaim penalti setelah Kaka dilanggar Maurizio Lanzaro di area penalti. Namun, wasit Miguel Angel Ayza Gamez tak mengabulkannya.

Pertandingan memasuki menit ke-69 saat usaha Karim Benzema untuk menyamakan kedudukan masih gagal. Tendangan voli Benzema meneruskan umpan lambung Di Maria masih menghantam mistar.

Lafita benar-benar jadi mimpi buruk buat Madrid setelah dia mencetak gol keduanya pada menit ke-77. Dari sebuah serangan balik, dia menggiring bola sendirian dan langsung berhadapan dengan Casillas. Tanpa kesulitan, pemain bernomor punggung 17 ini menaklukkan Casillas dan mengubah kedudukan menjadi 3-1.

Benzema sempat menipiskan ketertinggalan Madrid menjadi 2-3 pada menit ke-85. Meneruskan umpan Gonzalo Higuain, tembakan datarnya tak mampu diantisipasi Doblas.

Madrid harus mengakhiri laga dengan sepuluh pemain. Carvalho diusir ke luar lapangan empat menit jelang bubaran karena menerima kartu kuning kedua.

Hingga laga berakhir, Madrid gagal menyamakan kedudukan dan tetap kalah dengan skor 2-3.

Susunan pemain:
REAL MADRID: Casillas, Ramos, Garay, Carvalho, Nacho (Marcelo 53'), Pepe, Granero (Oezil 60'), Kaka, Canales (Di Maria 53'), Higuain, Benzema

ZARAGOZA: Doblas, Diogo, Jarosik, Lanzaro (Pinter 65'), Silva, Obradovic (Paredes 45'), Lopez, Ponzio, Gabi, Lafita (N'Daw 89'), Uche

17 Pemain LPI Ikut Seleksi Timnas U-23

Usaha Liga Primer Indonesia (LPI) untuk mengirimkan para pemainnya ke tim nasional U-23 membuahkan hasil. Dari 41 nama yang mereka sodorkan, 17 di antaranya dipanggil untuk mengikuti seleksi.

Dikutip dari situs resmi LPI, pemanggilan itu berdasarkan surat Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) nomor 634 /PRIMA -UM/ IV /2011 yang diteken ketuanya, Tono Suratman, pada 29 April 2011. Dari total 46 pemain yang dipanggil mengikuti seleksi Timnas U-23 proyeksi SEA Games XXVI, 17 di antaranya berasal dari LPI.

Nama-nama populer macam Irfan Bachdim dan Kim Jeffrey Kurniawan masuk dalam daftar pemain yang dipanggil. Andik Vermansyah dan Samsul Arif juga mendapat kesempatan untuk unjuk gigi.

Tim yang akan ditangani Rahmad Darmawan bersama dua asistennya, Aji Santoso dan Widodo C. Putro, itu juga memberi kesempatan kepada empat pemain naturalisasi untuk mengikuti seleksi. Mereka adalah Diego Michiels dan Ruben Wuarbanaran, Stefano Lilipaly (FC Uthrecht), serta Joey Suk (FC Deventer).

Selain 17 pemain dari LPI, Satlak Prima juga memanggil 29 pemain yang bermain di kompetisi lain, termasuk naturalisasi. Seluruh calon pemain Timnas U-23 yang akan dimanajeri Kol Inf Made Agra, dan asisten manajer Adika Nuraga, itu diminta berkumpul di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, pada 2 Mei 2011. Tes kesehatan digelar di tempat sama pada 4 Mei, tes fisik 5-6 Mei, sedangkan character building pada 7-21 Mei di Batujajar, Jawa Barat.

Pendaftaran ulang oleh klub dilakukan selambat-lambatnya pada 2  Mei 2011, dengan melampirkan nama lengkap, asal daerah, ukuran pakaian, ukuran pinggang, dan ukuran sepatu masing-masing calon peserta character building gelombang X. Manajer, pelatih, serta ofisial juga wajib mengikuti kegiatan tersebut.

Satlak Prima akan langsung mencoret pemain yang terlambat hadir tanpa keterangan atau tidak hadir dalam pemanggilan tahap pertama.

Daftar pemain LPI yang dipanggil mengikuti seleksi Timnas U-23 proyeksi SEA Games XXVI:

No - Nama Pemain - Posisi - Klub
1. Kim Jeffrey Kurniawan  Gelandang     Persema
2. Andik Vermansyah       Penyerang     Persebaya 1927
3. Samsul Arif                   Penyerang     Persibo
4. Irfan Bachdim               Penyerang     Persema
5. Ardian                          Gelandang     Minang Kabau FC
6. Hendra Wijaya             Bek                 PSM
7. Yoseph Ostanika          Penyerang     Bintang Medan
8. Andrid Wibawa             Penyerang     Real Mataram
9. Sansan Ali Fauzi          Gelandang     Jakarta FC
10. Wirya Kumandra        Gelandang     Jakarta FC
11. Fathul Adha                Bek               Batavia Union
12. Ngurah Komang AP    Kiper             Bali Devata
13. Egi Hermawan           Gelandang     Tangerang wolves
14. Syafruddin Thahar      Bek                Aceh United
15. Yance Yowey             Penyerang     Cendrawasih Papua
16. Yunet HW                  Gelandang      Solo FC
17. Rahmad Hidayat        Penyerang      Medan Chiefs

Fulham Lindas Sunderland



Getty Images Fulham meramaikan persaingan di papan tengah dengan kemenangan 3-0 atas tuan rumah Sunderland. Sementara, Everton ditahan imbang Wigan Athletic dan Bolton Wanders dibekap Blackburn Rovers.

Bermain di kandang lawan, Stadium of Light, Sabtu (30/4/2011), Fulham justru tampil trengginas. Satu gol dari Gael Kakuta dan dua gol persembahan Simon Davies menghasilkan tiga angka.

Fulham membuka skor pada menit 34 ketika umpan Bobby Zamora kepada Kakuta diselesaikan oleh nama terakhir itu dengan sontekan kaki kiri dan bola pun bersarang di gawang Sunderland.

Gol kedua Fulham terlahir saat pertandingan memasuki menit 61. Umpan Zamora diteruskan oleh Steve Sidwell yang berada di kiri, menyilang ke tengah dan disambar sepakan Davies. Sunderland 0, Fulham 2.

Kerja sama Zamora dengan Davies pada menit 72 menghasilkan gol ketiga Fulham. Zamora mengumpan dari kanan, kiper Sunderland Simon Mignolet bertabrakan dengan Michael Turner dan Davies dengan leluasa menjebol gawang Sunderland untuk kali ketiga.

Hingga laga berakhir, skor 0-3 buat keunggulan Fulham ini bertahan, The Cottagers kini berdiri di posisi kesembilan dengan 45 angka, selisih satu dari Bolton yang di posisi ke-8 dan tiga dari Everton yang ada di tangga ke-7.

Everton dan Bolton Terhambat
Everton yang menyambangi markas Wigan harus puas dengan hasil akhir 1-1. Wigan unggul lebih dulu lewat Charles N'Zogbia di menit 20. Everton membalas lewat gol Leighton Baines di menit 77.

Di Ewood Park, tuan rumah Blackburn menjauhi zona degradasi dengan menundukkan Bolton 1-0. Gol tunggal kemenangan Blackburn dilesakkan oleh Martin Olsson saat laga masih berusia 19 menit.

Dortmund Juara Bundesliga



ReutersBorussia Dortmund mengukuhkan diri menjadi juara Liga Jerman musim 2010/2011. Kemenangan atas Nurnberg dan dibarengi tumbangnya Bayer Leverkusen atas Koeln memastikan Die Schwarzgelben jadi kampiun.

Dalam pertandingan pekan ke-32 yang berlangsung Sabtu (30/4/2011) malam WIB, Dortmund memetik kemenangan dengan skor 2-0 saat menjamu Nurnberg. Di tempat lain Leverkusen yang menjadi pesaing terberat Dormund justru kalah 0-2 saat melawat ke Koeln.

Rangkaian hasil tersebut membuat Dortmund kini punya koleksi poin 72 dari 32 pertandingan yang sudah dilalui, mereka unggul delapan angka atas Leverkusen di posisi dua. Dengan hanya ada dua pertandingan tersisa musim ini, Sebastian Kehl dkk dipastikan tak bisa lagi terkejar.

Gelar juara ini merupakan yang ketujuh yang didapat Dortmund sepanjang sejarah klub tersebut. Mereka sebelumnya meraih sukses serupa di tahun 1955/56, 1956/57, 1962/63, 1994/95, 1995/96 dan terakhir 2001/02.

Berlaga di depan pendukungnya sendiri, Signal Iduna Park, Dortmund membuka keunggulan di menit 32 melalui striker andalannya Lucas Barrios. Tuan rumah menggandakan keunggulan dua menit sebelum turun minum setelah Robert Lewandowski berhasil menjebol gawang lawan.

Di babak kedua Dortmund gagal menjebol gawang lawannya. Namun mereka dua kali dapat kabar bagus terkait hasil laga Leverkusen: yang pertama saat Milivoje Novakovic berhasil membawa Koeln memimpin 1-0 atas Leverkusen di menit 67 dan dan di menit 82 saat Novakovic berhasil mencetak gol kedua dan mengubah kedudukan jadi 2-0. Hasil yang memastikan didapatnya gelar juara buat Dortmund.

Susunan Pemain

Dortmund: Roman Weidenfeller, Mats Hummels, Neven Subotic, Marcel Schmelzer, Lukasz Piszczek, Antonio da Silva (Felipe Santana '83), Sven Bender, Lucas Barrios, Robert Lewandowski (Jakub Blaszczykowski '78), Kevin Grosskreutz (Dede '90), Mario Goetze

Nurnberg: Raphael Schafer, Andreas Wolf, Philipp Wollscheid, Javier Horacio Pinola (Marvin Plattenhardt '71), Juri Judt, Timmy Simons, Almog Cohen, Julian Schieber (Jens Hegeler '71), Mehmet Ekici, Christian Eigler, Robert Mak (Ilkay Gundogan '45) 

Jumat, 29 April 2011

Sir Alex: CR7 Kembali ke MU? Itu Sulit



Reuters Sir Alex Ferguson mengungkapkan bahwa Manchester United "kehilangan" faktor Cristiano Ronaldo. Namun Fergie langsung mengatakan bahwa sangat sulit bagi MU untuk kembali memboyong CR7. 

Ronaldo memperkuat MU selama enam musim. Tahun 2009 pemain asal Portugal itu meninggalkan Old Trafford dan bergabung dengan Real Madrid. Ferguson mengatakan bahwa selepas CR7 pergi, ada yang hilang dalam tubuh 'Setan Merah'.

"Tim ini memang tidak lagi memiliki 'faktor Ronaldo', Di sini dia menjalani momen yang luar biasa, kami enam tahun bersama. Dia datang sebagai seorang anak muda dan dia bergabung ke Madrid sebagai laki-laki dewasa," ujar Ferguson seperti dikutip dari Daily Mail. 

Namun Sir Alex langsung menegaskan bahwa ucapannya terkait Ronaldo bukan berarti dia berniat untuk kembali memboyong CR7 ke Old Trafford. 

"Dia (Ronaldo) memang memiliki waktu-waktu yang luar biasa di sini, namun kini dia juga bergabung dengan klub yang luar biasa. Jadi akan sangat sulit (merekrut kembali Ronaldo--red)," tandas manajer asal Skotlandia itu di SkySports. 

"(Tanpa Ronaldo) Kami tetap tidak mengenal kata kalah. Pemain kami tampil penuh determinasi, berani, sangat profesional, dan juga menghasilkan momen-momen luar biasa."

Ronaldo sendiri saat ini boleh jadi tengah memasuki masa sulit bersama Madrid, di mana timnya memiliki peluang yang tipis di La Liga dan Liga Champions. Meski begitu Ferguson menilai bahwa mantan anak buahnya itu tetaplah pemain yang hebat. 

"Setelah laga melawan Barcelona (di leg I semifinal Liga Champions), saya berbicara dengan dia. Dia memang menikmati waktu-waktunya bersama Real Madrid dan meski hari Rabu kemarin dia tidak dalam performa terbaik, dia tetaplah pemain luar biasa," ujar Ferguson. 

Jelang Real Sociedad vs Barcelona - Sociedad Siap Bermain Seperti Real Madrid



Getty Images Real Sociedad masih belum aman dari zona degradasi. Itu artinya poin penuh harus mereka raih di laga tersisa musim ini. Menghadapi Barcelona akhir pekan ini, Sociedad pun siap bermain seperti Real Madrid. 

Sociedad saat ini memang berada di papan tengah klasemen sementara dengan poin 38. Meksi begitu posisi klub berjuluk Txuri-urdin itu hanya terpaut tiga angka saja dari zona merah. Itu sebabnya tim besutan Martin Lasarte harus menuai poin penuh di sisa pertandingan yang ada. 

Akhir pekan ini Sociedad kedatangan Barcelona. Tuan rumah berusaha memanfaatkan konsentrasi tim tamu yang juga masih harus tampil di semifinal leg II Liga Champions pada tengah pekan mendatang. 

"Bila ada waktu yang bagus untuk menghadapi Barca, itu adalah saat ini. Saya yakin dengan bantuan fans, kami bisa mendapatkan sesuatu," ujar pemain Sociedad Antoine Griezmann seperti dikutip dari Fox Sports. 

Demi meraih poin penuh, Griezmann mengatakan timnya harus bermain seperti Real Madrid. "Kami harus bermain dengan serangan balik, seperti halnya Real Madrid. Kami juga harus tampil tanpa rasa takut, kuat di pertahanan, dan mengkreasi kesempatan ketika menguasai bola," tuntas winger asal Prancis itu. 

Sejarah menunjukkan laga di Stadion Atoxa yang kini sudah bernama Anoeta selalu berlangsung sulit bagi Barcelona. "Dalam 63 pertandingan antara Real Sociedad dan Barcelona di wilayah Basque itu, Barca hanya menang 17 kali, kalah 24 kali, dan 22 laga berakhir imbang. Real Sociedad mencetak 89 gol dan Barca 85," demikian keterangan yang tertulis di situs resmi Barca.

Jelang Arsenal vs MU - 'Laga Tersulit untuk MU'



AFP/A.YatesLegenda Manchester United, Gary Neville, menilai bahwa laga melawan Arsenal merupakan pertandingan yang paling sulit untuk "Setan Merah". Neville menilai kunci untuk mengalahkan The Gunners adalah menguasai lapangan tengah.

Laga antara Arsenal kontra MU digelar akhir pekan ini. "Berlaga ke kandang Arsenal mungkin menjadi laga tersulit bagi kami, dan itu sudah berlangsung selama bertahun-tahun," ujar Neville seperti dikutip dari CNN. 

Memang Stadion Emirates yang merupakan markas tim Gudang Peluru bukanlah tempat yang mengerikan bagi anak buah Sir Alex Ferguson. Namun Neville tetap mengingatkan agar MU tidak terbuai oleh statistik. 

"Kita tidak pernah bisa memastikan 'kita bakal menang' kala menghdapi Arsenal, termasuk juga ketika kita menghadapi Liverpool dan Chelsea. Semua bisa terjadi dan meski kami meraih hasil baik dalam beberapa tahun terakhir, kami juga memiliki sejumlah pengalaman buruk di sana," tandas pria yang pensiun dari sepakbola Februari silam. 

Neville menilai kunci bagi tim yang mengincar kemenangan di laga ini adalah penguasaan di lapangan tengah. "Kunci dalam pertarungan lawan Arsenal adalah di lapangan tengah, itu adalah sektor yang paling kuat di Arsenal. Dalam lima atau enam tahun terakhir, kami bertarung dengan memastikan mendominasi lapangan tengah." 

"Kami memastikan untuk mengisi barisan tengah kami dengan kekuatan, power, dan kami harus memastikan bisa bermain secara fisik menghadapi mereka. Sebab bila kita membiarkan Arsenal menampilkan permainannya, mereka merupakan tim dengan lini tengah terbaik di negara ini." 

"Jika kami bisa memenangkan pertarungan di lapangan tengah, menjelang akhir pertandingan kami bisa menunjukkan kekuatan kami."

 
Design by Wordpress Themes | Bloggerized by Free Blogger Templates | Macys Printable Coupons