selamat datang di meteor kazama, informasi sepak bola terkini

Selasa, 03 Mei 2011

Nasri Siap Tukar Penghargaan dengan Trofi Juara



Getty Images Samir Nasri sudah sedemikian rindu mengangkat trofi juara. Bahkan, untuk mewujudkan hasratnya tersebut, dia rela memberikan semua penghargaan yang dia raih.

Nasri menjadi runner-up pemain terbaik Liga Inggris versi PFA di belakang Gareth Bale. Dia juga masuk nominasi untuk penghargaan pemain muda terbaik.

Gelandang 23 tahun ini juga masuk ke tim impian Premier League musim ini. Penghargaan Pemain Terbaik Prancis tahun 2010 pun jadi milik mantan pemain Marseille ini.

Meski demikian, Nasri tampaknya akan mengakhiri musim ini tanpa gelar di level klub. Arsenal saat ini masih menduduki peringkat ketiga klasemen sementara Premier League dan butuh keajaiban untuk bisa menyalip Manchester United dan Chelsea.

Hal inilah yang membuat Nasri frustrasi. Dia pun menyoroti kegagalan The Gunners meraih poin penuh dalam pertandingan lawan Liverpool, Tottenham Hotspur, dan Bolton Wanderers.

"Saya tak peduli apakah saya menjadi runner-up atau bahkan pemain terbaik di liga. Saya lebih memilih untuk memenangi Premier League," sahut nasri di situs resmi klub.

"Saya tak memenangi apa pun sejak saya menjadi pemain profesional di Marseille. Saya selalu kalah di final atau finish kedua di liga," imbuhnya.

"Saya pikir kami tampil bagus dalam tiga laga itu (lawan Liverpool, Tottenham, dan Bolton), tapi tentu pada akhirnya kami sungguh kecewa. Kami memimpin 1-0 hingga menit ke-102 saat melawan Liverpool, harusnya waktu sudah habis," urai Nasri.

"Kami sangat frustrasi tapi setelahnya saya berpikir kami memberi respons bagus saat melawan Tottenham, bermain sangat bagus, tapi sekali lagi kami unggul 3-1 dan mengakhiri laga tanpa memenangkan pertandingan. Jika Anda ingin memenangi titel, itu akan sulit kalau kehilangan banyak poin pada akhir laga. Begitu juga yang terjadi di Bolton," beber dia.

Nasri sebenarnya nyaris mengangkat trofi kalau saja Arsenal memenangi Piala Liga. Namun, di luar dugaan, mereka malah kalah dari Birmingham City.

"Itu sulit tapi semua orang benar-benar kecewa setelah final Piala Liga. Kami berpikir kami bisa memenangi trofi pertama kami setelah enam tahun, jadi itu menyakitkan," pungkas dia.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Wordpress Themes | Bloggerized by Free Blogger Templates | Macys Printable Coupons