selamat datang di meteor kazama, informasi sepak bola terkini

Selasa, 03 Mei 2011

Barca Ungguli Madrid Dalam Urusan ke Final



AFP/Siu WuReal Madrid boleh jadi tim spanyol paling banyak mengoleksi trofi Liga Champions. Namun dalam urusan masuk ke final kompetisi Eropa, Barcelona berada di depan mereka.

Dikutip dari InfoStradaLive, Madrid jadi tim yang paling sering menjejak partai final kompetisi Eropa yakni 16 kali. Rinciannya adalah 12 kali di Piala/Liga Champions dengan rincian sembilan kali juara dan tiga kali runner up.

Sementara lima lainnya diraih dua kali di Piala UEFA di mana mereka menjuarai kedua-duanya, tahun 1985 dan 1986. Dua final lainnya di Piala Winners hanya bisa jadi finalis.

Sebelum partai leg kedua semifinal Liga Champions 2011, Rabu (4/5/2011) dinihari WIB, Barca sudah menyamai rekor rivalnya tersebut dalam urusan ke partai puncak kompetisi Eropa.

Namun dengan kemenangan agregat 3-1 di dua laga semifinal, maka Barca kini selangkah di depan El Real dengan 17 kali ke partai final Eropa.

Rinciannya enam kali ke final Champions dengan tiga kali jadi juara dan tiga kali runner up. Enam kali final Piala Winners dengan empat kali jadi juara serta dua kali finalis.

Empat sisanya diraih di Piala Fairs di mana mereka menjuarainya sebanyak tiga kali dan jadi runner up.

Dari 16 kali masuk final Eropa, Madrid merebut 11 trofi. Sementara Barca selisih satu trofi yakni 10 buah. Akankah El Barca di Wembley 28 Mei mendatang bisa menyamai pencapaian Los Blancos?

Casillas: Jika Saja Leg I Berakhir 0-0



Getty Images Iker Casillas berandai-andai jika Real Madrid tidak kalah 0-2 dari Barcelona di leg I. Namun, sadar kalau timnya sudah berjuang sekuat tenaga, ia minta Madrid tetap bangga.

Madrid tidak kuasa mengejar ketinggalan dua gol tanpa balas yang mereka alami dari Barca pada pertemuan kedua tim dalam leg I semifinal Liga Champions di Santiago Bernabeu pekan lalu.

Melawat ke Camp Nou markas Barca di leg II, Rabu (4/5/2011) dinihari WIB, El Real hanya bisa memaksakan hasil imbang 1-1. Madrid pun tersisih dengan agregat 1-3.

"Kami dibayangi kenangan akan leg pertama di kandang sendiri. Jika saja di sana kami bisa mengakhirinya dengan 0-0 maka itu akan cukup untuk membawa kami lolos," sesalnya seperti dikutip situs UEFA.

"Kami harus mengangkat kepala kami dan merasa bangga dengan apa yang kami lakukan di sini. Kami mempertahankan warna kami dan kebanggaan klub kami, dan kami akan pulang ke Madrid tahu bahwa kami sudah berusaha sekuatnya," lanjut Casillas.

Messi Paling Banyak Dilanggar, Ronaldo Alami Kebuntuan



daylife Total 11 kali Lionel Messi dilanggar pemain Real Madrid di Camp Nou, Rabu (4/5/2011) dinihari WIB, sebuah catatan tertinggi di Liga Champions musim ini. Cristiano Ronaldo sementara itu mencatat torehan terburuknya.

Barcelona memastikan tiket ke final Liga Champions musim ini setelah memantapkan keunggulan 2-0 di leg I dengan hasil imbang 1-1 pada leg II di Camp Nou.

Dalam pertandingan tersebut, Pedro membuat Barca unggul lebih dulu sebelum Madrid menyamakan kedudukan lewat gol dari Marcelo. Keduanya lahir di paruh kedua.

Selain kedua nama itu, nama lain yang praktis mengundang perhatian adalah Messi di kubu Barca dan Ronaldo di bawah panji Madrid, mengingat keduanya adalah bintang buat masing-masing timnya.

Sama-sama tidak bikin gol, penampilan keduanya terbilang cukup kontras. Messi tampil brilian dan beberapa kali memberikan ancaman untuk pertahanan Madrid sedangkan Ronaldo malah tidak berkutik.

Akibat ancamannya terhadap gawang Madrid, situs UEFA mencatat Messi sampai dilanggar 11 kali oleh para pemain El Real--terbanyak di antara para pemain lain di laga itu. Fakta ini disebut situs data Opta sebagai sebuah jumlah terbanyak di Liga Champions musim ini.

Ronaldo sebaliknya, seperti ditulis data situs UEFA, gagal melepaskan satu pun tembakan ke arah gawang Barca. Opta kembali mencatat hal tersebut sebagai kegagalan yang pertama untuknya semenjak membela Madrid.

Diimbangi Madrid 1-1, Barca Lolos ke Final



(AFP/Siu Wu)Barcelona memang hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan Real Madrid di babak semifinal leg II. Tapi hasil ini sudah cukup meloloskan El Barca ke babak final dengan unggul agregat 3-1.

Bertanding di Camp Nou, Rabu (4/5/2011) dinihari WIB, Barca secara keseluruhan tampil mendominasi pertandingan. Namun hingga babak pertama skor masih imbang tanpa gol.

Memasuki babak kedua, Madrid justru kecolongan gol yang berhasil ciptakan Pedro Rodriguez di menit 54. Akan tetapi keunggulan itu hanya bertahan sebentar karena Marcelo menyamakan kedudukan dan skor imbang bertahan hingga laga usai.

Eric Abidal membuat penampilan perdananya usai menjalani pemulihan akibat penyakit tumor liver. Ia masuk menggantikan Carles Puyol di menit-menit akhir pertandingan.

Kemenangan ini praktis membawa Barca ke partai final yang akan digelar di Wembley akhir bulan ini. Barca berpeluang bersua dengan Manchester United yang berhasil memenangi semifinal leg I kontra Schalke 04.

Jalannya Pertandingan
Real Madrid langsung menekan sejak awal. Marcelo melakukan pergerakan berbahaya dengan meyisir sisi kiri lapangan namun masih dapat dipatahkan barisan pertahanan Barcelona.

Barca melakukan serangan balik melalui Andres Iniesta di menit tujuh. Tembakannya dari luar kotak penalti melenceng jauh dari gawang yang dikawal Iker Casillas.

Sergio Busquets! Di menit 22, Busquet yang berada di tengah kotak penalti menyambut bola sepak pojok dengan sundulan. Iker Casillas masih tangkas menangkap bola.

Tidak sampai 10 menit kemudian, Barca kembali menyerang. Setelah menerima umpan David Villa, Lionel Messi melepas tembakan dari luar kotak penalti namun masih bisa diatasi oleh Casillas.

Serangan Barca meluncur deras ke jantung pertahanan Madrid melalui Messi, Villa dan Pedro tak berapa lama kemudian. Casillas kembali jadi pahlawan tim tamu.

Di menit 39, Ronaldo mencoba melakukan serangan balasan. Namun sebelum menembak, bola yang digiring pesepakbola Portugal itu langsung diamankan oleh Victor Valdes.

Sebelum kickoff babak kedua, terjadi insiden kecil dimana seorang penonton berlari masuk ke lapangan. Namun sejumlah stewards berhasil mengejarkan dan mengamankannya.

Memasuki babak kedua, Madrid langsung membangun serangan. Ronaldo yang tengah membawa bola dijatuhkan Gerard Pique tapi ia kemudian menimpa Busquets. 

Bola jatuh ke kaki Gonzalo Higuain yang menjebol gawang Barca. Gol dianulir karena lebih dulu terjadi pelanggaran tersebut.

Gol! Di menit 54, Barcelona memimpin 1-0 lewat gol yang diciptakan Pedro. Gol lahir dari umpan terobosan Iniesta yang diterima Pedro dari tengah kotak dan dengan sekali sentuhan striker Spanyol itu menjebol gawang Casillas. 

Barca kini unggul agregat gol 3-0. Semakin berat buat Madrid yang harus dapat menang 4-0 jika ingin lolos ke final yang digelar di Wembley.

Keunggulan itu cuma bertahan 10 menit saja. Madrid sukses menyamakan skor sekaligus menghidupkan harapannya dengan gol dari Marcelo yang memanfaatkan bola pantul hasil tembakan Angel Di Maria yang mengenai tiang.

Madrid yang kini butuh dua gol untuk lolos ke babak berikutnya mencoba untuk lebih agresif. Beberapa serangan yang dibangun belum cukup untuk membuat Valdes kerepotan.

Hingga sembilan menit waktu normal pertandingan skor masih sama kuat 1-1. Madrid butuh keajaiban untuk dapat membalikkan keadaan.

Messi kembali melahirkan peluang di menit 88. Ia mengekseskusi tembakan bebas yang masih mengarah tepat ke tangkapan Casillas.


Susunan Pemain:
BARCELONA: Valdes; Alves Pique Mascherano Puyol (Abidal 90'), Xavi Busquets Iniesta; Villa (Keita 74'), Messi, Pedro (Affelay 90+2)

MADRID: Casillas, Arbeloa, Carvalho, Albiol, Marcelo, L. Diarra, Alonso, Kaka (Oezil 60'), Di Maria, Ronaldo, Higuain (Adebayor 55')

Lehmann Bikin Szczesny Makin Berkembang



Getty ImagesJens Lehmann ternyata punya peran penting di balik performa apik yang ditunjukkan oleh Wojciech Szczesny. Mantan kiper timnas Jerman itu banyak memberi masukan yang membuat Szczesny makin berkembang.

Arsene Wenger memilih Szczesny untuk mengisi posisi penjaga gawang Arsenal pasca cederanya Lukasz Fabianski. Meski baru berusia 21 tahun, performa kiper asal Polandia ini cukup memuaskan. Dalam 21 laga, dia mencatat clean sheet sembilan kali dan kebobolan 18 gol.

Lehmann ternyata punya jasa di balik performa bagus Szczesny. Pria 41 tahun itu banyak memberi arahan kepada juniornya tersebut.

"Ini sebenarnya sangat menarik. Tiap setelah laga dia berbicara kepada saya dengan sangat rinci," ungkap Szczesny di situs resmi klub.

"Dia juga mengajak saya ke satu sisi saat latihan, atau saat kami melakukan peregangan, dan memberi saya banyak nasihat tentang aspek-aspek kecil dari pertandingan saya," imbuhnya.

"Itu bukan tentang hal-hal besar, karena saya tak membuat banyak kesalahan besar. Tapi, dia melihat detail-detail kecil dan menggunakan pengalamannya untuk membantu saya. Itu benar-benar berguna dan saya sangat bersyukur untuk itu," urai pemuda bernama lengkap Wojciech Tomasz Szczesny tersebut.

"Itu menyenangkan, dan saya tak sabar untuk lebih banyak bekerja bersamanya karena saya belajar banyak dari dia. Dia pasti memiliki kualitas untuk menjadi pelatih yang sangat bagus. Dia punya kemampuan untuk memberikan informasi dalam cara yang sangat jelas, sehingga Anda dapat memahami semua nasihatnya," tutupnya.

Nasri Siap Tukar Penghargaan dengan Trofi Juara



Getty Images Samir Nasri sudah sedemikian rindu mengangkat trofi juara. Bahkan, untuk mewujudkan hasratnya tersebut, dia rela memberikan semua penghargaan yang dia raih.

Nasri menjadi runner-up pemain terbaik Liga Inggris versi PFA di belakang Gareth Bale. Dia juga masuk nominasi untuk penghargaan pemain muda terbaik.

Gelandang 23 tahun ini juga masuk ke tim impian Premier League musim ini. Penghargaan Pemain Terbaik Prancis tahun 2010 pun jadi milik mantan pemain Marseille ini.

Meski demikian, Nasri tampaknya akan mengakhiri musim ini tanpa gelar di level klub. Arsenal saat ini masih menduduki peringkat ketiga klasemen sementara Premier League dan butuh keajaiban untuk bisa menyalip Manchester United dan Chelsea.

Hal inilah yang membuat Nasri frustrasi. Dia pun menyoroti kegagalan The Gunners meraih poin penuh dalam pertandingan lawan Liverpool, Tottenham Hotspur, dan Bolton Wanderers.

"Saya tak peduli apakah saya menjadi runner-up atau bahkan pemain terbaik di liga. Saya lebih memilih untuk memenangi Premier League," sahut nasri di situs resmi klub.

"Saya tak memenangi apa pun sejak saya menjadi pemain profesional di Marseille. Saya selalu kalah di final atau finish kedua di liga," imbuhnya.

"Saya pikir kami tampil bagus dalam tiga laga itu (lawan Liverpool, Tottenham, dan Bolton), tapi tentu pada akhirnya kami sungguh kecewa. Kami memimpin 1-0 hingga menit ke-102 saat melawan Liverpool, harusnya waktu sudah habis," urai Nasri.

"Kami sangat frustrasi tapi setelahnya saya berpikir kami memberi respons bagus saat melawan Tottenham, bermain sangat bagus, tapi sekali lagi kami unggul 3-1 dan mengakhiri laga tanpa memenangkan pertandingan. Jika Anda ingin memenangi titel, itu akan sulit kalau kehilangan banyak poin pada akhir laga. Begitu juga yang terjadi di Bolton," beber dia.

Nasri sebenarnya nyaris mengangkat trofi kalau saja Arsenal memenangi Piala Liga. Namun, di luar dugaan, mereka malah kalah dari Birmingham City.

"Itu sulit tapi semua orang benar-benar kecewa setelah final Piala Liga. Kami berpikir kami bisa memenangi trofi pertama kami setelah enam tahun, jadi itu menyakitkan," pungkas dia.

Abramovich Siapkan Rp 1,1 T untuk Belanja Chelsea



(AFP/Glyn Kirk)Roman Abramovich tampaknya belum puas dengan materi skuad Chelsea saat ini. Sang pemilik dilaporkan siap merogok koceknya lebih dari Rp 1 triliun untuk mendatangkan para pemain baru di musim panas.

Perbaikan terus dilakukan The Blues demi gelar juara di musim depan. Pada Januari silam, Chelsea sudah mengeluarkan 72 juta pounds untuk memboyong David Luiz dan Fernando Torres.

Faktanya hal itu belum cukup buat Abramovich yang menginginkan pemainan Chelsea lebih atraktif lagi. 

Diberitakan The Sun, milyuner Rusia itu membidik tiga pemain; pemain tengah kreatif, winger lincah dan bek kanan klasik dan telah meminta chief eksekutif klub Ron Gourlay untuk membuat daftar pemain yang memungkinan untuk diincar.

Sejumlah target diyakini merupakan pemain dengan nama-nama besar seperti Cesc Fabregas (Arsenal), Gareth Bale (Tottenham Hotspur) dan bek Belanda Gregory van der Wiel.

Alternatif lainnya muncul nama playmaker Inter Milan Wesley Sneijder, striker Bayern Munich Thomas Mueller. Andrey Arshavin, Luka Modric konon juga masuk daftar "Si Biru".

"Roman selalu ingin melihat Chelsea yang memainkan sepakbola seksi," sahut seorang sumber klub. 

"Dia lebih senang menonton pertandingan ketika mereka menang 4-3 daripada menang cuma 1-0."

 
Design by Wordpress Themes | Bloggerized by Free Blogger Templates | Macys Printable Coupons